Bagaimana Cara Mengubah Penyimpanan dari Memori Internal (Default) ke Eksternal (SD Card) di hp Samsung ? 

Pengguna Android Marshmallow di Indonesia terbilang masih cukup banyak, begitupun versi dibawahnya. Walaupun kini Android Oreo sudah dirilis dan Android P masih pada versi beta.

Pada Android versi Marshmallow terdapat beberapa kelebihan yakni fitur Adoptable Storage, dimana fitur tersebut dapat  kita atur secara manual untuk lokasi penyimpanan default yakni kamu bisa memilih antara memori eksternal (SD Card) ataupun memori internal.

Hal tersebut dapat mempermudah pengguna karena seringkali memori internal sering penuh. Apalagi ketika kamu sering membuka aplikasi Instagram. Instagram akan menyimpan hasil gambar yang berhasil dirender pada cache atau penyimpanan sementara di memori internal.  Karena itulah sering kali kita dapati kapasitas memori hp yang tadinya masih longgar tiba-tiba sudah penuh. Ketika memori penuh hp jadi lemot dan beberapa aplikasi tidak bisa dibuka.

Untuk itulah pentingnya manajemen memori. Ada baiknya untuk file foto, musik, video, atau dokumen kamu simpan pada memori eksternal. Jangan lupa untuk backup foto menggunakan Google Photos agar sewaktu-waktu hp kamu hilang masih ada cadangannya. Sehingga ruang penyimpanan internal aslinya dapat lebih lega. Kamu dapat menggunakan memori internal untuk kebutuhan aplikasi.

Sayangnya, ada beberapa perangkat Samsung yang menonaktifkan fitur tersebut sehingga pengguna tidak dapat mengeset SD card menjadi memori internal. Mungkin karena alasan keamanan dan performa, terutama untuk hp yang memiliki kapasitas internal yang besar seperti 64GB ke atas.

ADB (Android Debug Bridge) merupakan sebuah tools yang digunakan untuk menghubungkan perangkat Android dengan komputer. ADB juga digunakan untuk memasang dan melakukan debugging pada aplikasi.

Kamu harus menginstal terlebih dahulu ADB pada komputer. Pastikan juga kamu telah menginstal driver hp Samsung kamu.

 

Menggunakan ADB

Kamu bisa ikuti langkah berikut ini:

  1. Hubungkan perangkat Samsung dengan komputer dan juga aktifkan mode USB Debugging
  2. Buka Windows Command Prompt dengan mengetik tombol Windows + R, ketikan “cmd” pada kolom pencarian dan enter.
  3. Ketikan adb shell dan klik Enter
  4. Ketikan sm list-disks dan klik Enter
  5. Tulis ID dari SD card agar tidak lupa, contohnya disk:179:160
  6. Ketikan sm partition DISK TYPE RATIO dan Enter
  7. Ketikan sm partition disk:179:160 private untuk mengubah seluruh SD card menjadi memori internal atau sama partition disk:179:160 mixed 50 untuk mengubah sebagian saja, selanjutnya klik Enter. Tunggu prosesnya.
  8. Setelah selesai kamu cabut perangkat Samsung, umumnya hp akan reboot.
  9. Setelah itu buka halaman Setting pada perangkat Samsung, kemudian buka Storage, kemudian pilih SD card kita, tekan ikon menu pada sudut kanan atas, dan pilih opsi Migrate Data.

 

 

Berikut tipe-tipe hp Samsung yang dapat kamu ganti lokasi penyimpanan defaultnya:
galaxy v
j1 ace
j2 prime
j3
j5
grand prime

 

Topik terkait :

responsive

# #

July 6, 2018