Google telah resmi merilis OS Android versi terbaru yakni Android Pie versi 9.1, setelah sebelumnya merilis Android Oreo 8.1. Sebetulnya versi beta atau preview dari Android Pie ini sudah keluar pada bulan Maret 2018, lalu. Banyak sekali pembaharuan yang disematkan mulai dari fitur dan tampilannya. Tapi, sebelum kamu mulai upgrade ke versi terbaru alangkah baiknya kamu tahu dulu seluk beluk mulai dari kelebihan hingga kekurangan Android Pie ini. Berikut ini Kelebihan dan Kekurangan Android 9 Pie.

Kelebihan Android Pie dan Fitur Baru Yang Keren

1. User Interface Lebih Berwarna

WOW! Kelebihan dan Kekurangan Android Pie, Fitur Baru Yang Menarik User Interface dibuat lebih berwarna
User Interface lebih berwarna

Perubahan tampilan Android Pie tidak terlalu signifikan jika dibandingkan pada saat upgrade dari KitKat ke Lollipop. Namun ada beberapa elemen yang berbeda pada Android Pie jika dibandingkan dengan Oreo, yakni salah satunya pada ikon pengaturan yang lebih berwarna. Desain pinggiran ikon ada dibuat melengkung. Serta tambahan beberapa animasi untuk membuat Android Pie lebih menarik.

2. “Digital Wellbeing”, Cocok Untuk Para Gadget Addiction

WOW! Kelebihan dan Kekurangan Android Pie, Fitur Baru Yang Menarik Digital Wellbeing Pada Android Pie
Digital Wellbeing Pada Android Pie

Menurut ahli psikologis, kecanduan gadget sudah termasuk kedalam penyakit umum atau disorder. Untuk itu Google coba memperkenalkan Digital Wellbeing untuk mencegah hal tersebut. Fitur ini dapat mencegah manusia menjadi budak gadget.

Hasil fitur ini dapat kamu lihat di Android Dashboard, disitu kamu dapat mengetahui berapa lama waktu yang kamu habiskan ketika menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Selain itu, juga terdapat mode Wind Down, yang dapat memberikan peringatan kepada pengguna untuk beristirahat agar tidak overtime dalam pemakaian gadget.

3. Dukungan pada “Notch Smartphone”

WOW! Kelebihan dan Kekurangan Android Pie, Fitur Baru Yang Menarik Digital Wellbeing Pada Android Pie, Dukungan terhadap Notch pada smartphone terbaru
Dukungan terhadap Notch smartphone

Setelah keluarnya iPhone X yang menuai kontroversi karena menggunakan notch atau poni pada bagian atas smartphone. Justru saat notch menjadi trademark ponsel-ponsel high-end keluaran terbaru. Jika tidak memakai notch serasa belum kekinian. Banyak juga yang tidak suka karena menganggap penggunaan notch sangat mengganggu seperti ketika bermain game atau menonton film.

Untuk itu pada Android Pie ini, Google menyebutkan ada dukungan langsung terkait hal tersebut melalui fitur cut-out. Jadi, nantinya semua aplikasi yang berjalan di Android Pie akan mendapatkan render ulang. Hal tersebut berguna untuk memastikan aplikasi tidak terpotong oleh poni atau notch tersebut.

4. AI atau Kecerdasan Buatan Pada Baterai

Daya tahan baterai diatur oleh AI
Daya tahan baterai diatur oleh AI

Jadi pada Android Pie akan ditanamkan AI untuk mengelola konsumsi baterai pada perangkat yang sudah kompatibel yang disebut dengan Adaptive Battery agar lebih awet dan tahan lama.

Caranya dengan menggunakan machine learning, nantinya Android akan melakukan pembelajaran terhadap aplikasi apa saja yang kamu buka. Hasilnya Android akan menyalurkan daya baterai yang lebih sedikit untuk aplikasi yang jarang kamu pakai.

5. App Action / Aplikasi Rutin

Fitur ini akan mempermudah dalam melakukan tugas sehari-hari atau routine task, pada waktu yang bersamaan. Misalnya, pada pagi hari kamu sering memeriksa aplikasi Google News, maka pada pagi hari kamu akan mendapatkan notifikasi Google News. Ketika menghidupkan hanya perlu dengan sekali klik kamu bisa langsung membuka aplikasi tersebut. Hal ini berlaku juga untuk aplikasi yang lainnya, kamu juga bisa mengatur aplikasi apa saja yang akan muncul pada fitur App Action ini.

6. Peningkatan Keamanan dan Privasi 

Peningkatan keamanan dan privasi
Peningkatan keamanan dan privasi

Berbeda dengan pendahulunya, Android Pie dibekali dengan sistem keamanan yang lebih secure. Mungkin karena di masa depan bisa jadi kita sudah tidak membawa dompet lagi karena semua kartu dan sistem pembayaran cukup dengan menggunakan ponsel saja atau istilahnya tap cash. Untuk itu perlu adanya fitur enkripsi untuk setiap aktivitas yang membutuhkan pertukaran data.

Jadi setiap koneksi jaringan internet yang terhubung dengan Android Pie akan mendapatkan alamat MAC secara acak untuk setiap jaringan yang diakses. Google juga memperhatikan dari sisi privasi pengguna. Walaupun kenyataannya ketika kita menggunakan Android Google mendapatkan semua data tentang kita. Pada Android Pie ini, akan dibatasi hak akses terhadap kamera, sensor, dan mikrofon, ketika aplikasi tidak digunakan atau berjalan di belakang layar atau background. Untuk mencegah terjadinya penyadapan dan kejahatan lainnya.

7. Quick Text / Copy Paste

Hal yang ditekankan pada Android Pie adalah multitasking, untuk itu Google menambahkan fitur Quick Text. Dengan fitur ini kamu dapat memilih beberapa teks dan menyalinya untuk dibagikan dengan aplikasi lain. Fitur ini memudahkan pengguna misalnya ketika mencari alamat, atau menyalin nomor telepon, atau bahkan ketika menyalin hasil browsing dari Google, daripada harus membuka tutup aplikasi yang lainnya secara bergantian.

8. Fitur Slices

Fitur ini sudah diumumkan pada Google I/O 2018 awal tahun lalu. Fungsinya adalah untuk menampilkan informasi yang relevan tentang aplikasi.

9. Single Home Button, Android Rasa iPhone

Konsep ini bisa dibilang meniru yang ada pada iPhone atau iOS. Dengan hanya menyisakan satu tombol navigasi yakni tombol home saja yang dibarengi dengan penggunaan gesture (sweep) untuk fungsi tombol lain. Membuat Android Pie semakin asyik untuk diajak multitasking dan memudahkan pengguna tentunya. Fitur ini sementara hanya tersedia untuk Google PIXEL 3.

 

Kekurangan Android Pie

Banyak yang menilai design atau tampilan Android Pie tidak menarik, karena mereka tidak suka perubahan atau dengan kata lain masih belum terbiasa. Perubahan tersebut antara lain memindahkan tombol pengaturan di Notification Shade. Jadi, untuk masuk ke pengaturan kamu harus menggeser ke bawah masuk ke Quick Setting, lalu klik ikon pengaturan. Secara tidak langsung memang terbilang ribet sih.

Pengguna kontrol menggunakan gesture (gerakan) masih belum diterima banyak pengguna dan butuh waktu hingga terbiasa. Mungkin untuk yang sering memakai iPhone tidak asing lagi dan sudah terbiasa karena memang mirip atau malah persis.

Google Pixel dan Android One mempunyai prestise tersendiri, keduanya dipilih untuk menjadi smartphone pertama yang bakal merasakan OS Android Pie. Sementara untuk smartphone mewah seperti LG G7 ThinQ atau Samsung Galaxy S9, dan brand lain seperti Xiaomi, Oppo, Nokia, Lenovo harus menunggu waktu. Saat ini perangkat Android yang sudah upgrade ke Android Pie sekitar 12,1%.

Walaupun masih belum stabil namun fitur-fitur baru yang ditawarkan mungkin dapat menjadi referensi kamu sebelum upgrade OS handphone. Sekian, dan terima kasih sudah membaca ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan Android Pie. Jangan lupa baca juga :

 

 

 

 

 

 

 

# #

August 12, 2018